Jum'at, 19 September 2014
     
Home Politika Rekrutmen Panwascam Sepi Peminat

Rekrutmen Panwascam Sepi Peminat

475
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita

BANDARLAMPUNG – Rekrutmen panitia pengawas kecamatan (panwascam) di hampir semua kabupaten/kota tak diminati masyarakat. Buktinya, panwas kabupaten/kota harus memperpanjang masa rekrutmen sampai hari ini (6/5) karena belum memenuhi kuota pendaftar sebanyak sembilan orang per kecamatan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Nazaruddin mengatakan, sejumlah daerah yang memperpanjang masa rekrutmennya antara lain Bandarlampung, Pesawaran, Waykanan, Pringsewu, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Mesuji, Tulangbawang, dan Tulangbawang Barat.

’’Kalau memang sampai besok (hari ini, Red) tidak ada juga yang mendaftar, ya tahapan rekrutmen terpaksa dilanjutkan,” kata Nazaruddin kepada Radar Lampung kemarin (5/5).

Dia memperkirakan, kendala yang dihadapi terutama di kabupaten-kabupaten yang memiliki kontur geografis sulit dijangkau. Di mana, pelamar banyak yang malas untuk mendatangi ibu kota kabupaten karena jarak kantor panwaslu kabupaten yang jauh. Selain itu, dalam rekrutmen ini, masa kerja panwascam hanya dua bulan, yaitu Juni dan Juli 2013.

’’Setelah itu tidak ada anggaran. Bawaslu ri lagi meminta tambahan anggaran untuk panwascam se-Indonesia. Sepertinya di-acc di APBN perubahan. Jika sudah mendapatkan dana lagi, maka tugas panwascam akan diperpanjang. Terkait pilgub, mereka juga akan dikukuhkan sebagai panwascam pilgub,” kata dia.

Terpisah, anggota Panwaslu Bandarlampung Yusrizal mengatakan, hingga kemarin ada 205 pelamar panwascam. Sementara 3 di antaranya tidak memenuhi syarat karena usia belum cukup 25 tahun sesuai yang diatur dalam peraturan Bawaslu. Kemudian dari 20 kecamatan yang ada, ada 9 yang tidak memenuhi syarat minimal 9 orang.

Ia menyebutkan, Kecamatan Labuhanratu baru 7 pelamar, Wayhalim (8), Bumiwaras (6), Telukbetung Selatan (4), Telukbetung Utara (8), Telukbetung Timur (6), Enggal (6), Kedamaian (4), dan Langkapura (5). Untuk memenuhi kuota minimal 9 orang, panwaslu telah kembali mengumumkan dan menyosialisasikan ke 9 kecamatan tersebut.

’’Kalau sampai besok (hari ini) nggak ada yang daftar, kami anggap cukup. Kalau tidak memenuhi syarat, maka kami tak akan memaksakan dan tetap mencoretnya. Kekosongan personel panwascam akan diambil dari kecamatan induk atau kecamatan terdekat,” urainya.

Yusrizal melanjutkan, panwaslu merekrut panwascam berbasis kompetensi. Serta mengedepankan asas objektiftas, profesionalitas, dan netralitas. Untuk itu, dalam rapat pleno kemarin, Panwaslu Bandarlampung akan menyisir peserta yang memiliki hubungan suami-istri dengan sesama penyelenggara pemilu.

Panwaslu juga akan mempertimbangkan untuk melarang panwascam yang memiliki hubungan keluarga dekat seperti adik-kakak. Serta panwascam yang memiliki keluarga sebagai calon anggota legislatif. ”Memang dalam undang-undang tak diatur. Kami menghindari terjadinya kecurangan sejak awal. Sebab sudah banyak indikasinya,” kata dia.

Sementara itu, anggota Panwaslu Lampung Selatan (Lamsel) Mislamuddin mengatakan, pihaknya juga memperpanjang pendaftaran panwascam di 10 kecamatan karena belum memenuhi jumlah pelamar minimal. ’’Sedangkan 7 kecamatan lainnya sudah memenuhi kuota,” kata dia kepada koran ini.

Ia menyebut, Kecamatan Bakauheni hanya 3 pelamar, Waypanji (4), Tanjungsari (5), Jatiagung (6), Katibung (6), Merbaumataram (8), Waysulan (7), Rajabasa (6), Tanjungbintang (5), dan Candipuro (8). (dna/p6/c1/fik)


Advertise